THR Hanya Sekadar " Singgah " sejenak di Rekening ASN Kemudian Pamit Lagi

Ilustrasi THR ASN. Desain:  Team Blognateya.com

BLOGNATEYA.COM - Setiap tahun, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia menantikan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). Begitu pengumuman pencairan disampaikan oleh masing-masing kepala daerah, kegembiraan pun meluap di kalangan ASN. Mereka dengan penuh antusias menunggu momen di mana saldo rekening bertambah signifikan.

Namun, euforia ini sering kali hanya bertahan sebentar. Pasalnya, begitu THR masuk ke rekening, uang tersebut langsung digunakan untuk membayar berbagai kewajiban, terutama utang. Alhasil, jumlah THR yang semula tampak besar hanya menjadi angka yang singgah sejenak sebelum kembali "pamit."

Seorang ASN yang enggan disebutkan namanya pernah mengungkapkan pengalaman ini dengan nada jenaka, “THR hanya singgah sebentar di rekening, setelah itu pamit lagi.” Pernyataan ini memang mengundang senyum, tetapi di balik kelucuannya, ada kenyataan yang cukup menyedihkan. Seharusnya, THR dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lebaran atau bahkan ditabung sebagai cadangan keuangan. Namun, bagi banyak ASN, uang tersebut sudah “habis sebelum datang” karena harus menutupi kewajiban yang tertunda.

Fenomena ini menggambarkan pola keuangan yang kurang sehat di kalangan sebagian ASN. Idealnya, THR bisa menjadi tambahan yang benar-benar memberikan manfaat, bukan sekadar numpang lewat. Maka, penting bagi setiap individu untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan, agar THR tidak hanya menjadi "tamu singkat" di rekening, melainkan benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan finansial.

Penulis:  RG
Sumber Informasi : Dari berbagai pihak terutama dari teman teman asn.

Posting Komentar untuk "THR Hanya Sekadar " Singgah " sejenak di Rekening ASN Kemudian Pamit Lagi"